Burung di RI Bertambah 18 Jenis, Ada Cendrawasih Kerah Tengah

Burung di RI Bertambah 18 Jenis, Ada Cendrawasih Kerah Tengah

Burung di RI Bertambah 18 Jenis, Ada Cendrawasih Kerah Tengah

Indonesia kini mempunyai 1.812 jenis burung atau makin tambah 18 jenis dibandingkan th. sebelumnya.
Pasang Bola
“Pemecahan taksonomi jadi aspek yang menyebabkan menambahkan kuantitas jenis burung di Indonesia,” kata Biodiversity Conservation Officer Burung Indonesia, Achmad Ridha Junaid mengutip Antara, Kamis (29/4).

Sebagai contoh, kata dia, pada 2020 terdapat dua jenis burung yaitu cendrawasih-kerah sedang (Lophorina feminina) dan perling dagu-ungu (Aplonis circumscripta) mengalami pemecahan taksonomi jadi empat jenis berbeda, supaya menaikkan dua jenis baru dalam daftar burung di Indonesia.

Cendrawasih-kerah sedang di awalnya dikategorikan sebagai anak jenis cendrawasih kerah (Lophorina superba) dan perling dagu-ungu dari perling ungu (Aplonis metallica).

Keduanya dikategorikan sebagai jenis tersendiri karena mempunyai karakteristik morfologi yang tidak sama berdasarkan asumsi terbaru.

Selain itu, lanjut Ridha, perkembangan pesat teknologi dan peningkatan minat masyarakat pada kesibukan pengamatan burung ikut berkontribusi bagi perkembangan dunia ornitologi dan konservasi.

Laporan hasil pengamatan melalui observatorium sains warga seperti e-Bird berkontribusi pada menambahkan 16 jenis ke dalam daftar burung yang tercatat di Indonesia.

Satu di antara jenis tersebut yang patut disoroti yaitu petrel Irlandia-baru (Pseudobulweria becki) yang saat ini dikategorikan sebagai jenis Kritis (Critically Endangered/CR) menurut Daftar Merah Jenis Terancam Punah Badan Konservasi Dunia (IUCN Red List of Threatened Species).

Jenis ini terpantau kehadirannya di kurang lebih Laut Halmahera, di mana di awalnya diketahui cuma tersebar di Kepulauan Bismarck, Papua Nugini dan Pulau Solomon.