NASA Bakal Terbangkan Helikopter Pertama ke Ruang Angkasa Awal April 2021

NASA Bakal Terbangkan Helikopter Pertama ke Ruang Angkasa Awal April 2021

NASA Bakal Terbangkan Helikopter Pertama ke Ruang Angkasa Awal April 2021

NASA menargetkan Helikopter Mars Ingenuity untuk lakukan usaha pertama pada penerbangan yang dikendalikan di planet lain pada awal April, kata badan antariksa itu pada Selasa (23/3).
FS88BET
Saat ini, pesawat tersebut tetap berada di Perseverance, yang mendarat di Mars pada 18 Februari. Demikian seperti mengutip laman Channel News Asia, Rabu (24/3/2021).

Pada hari Minggu, Perseverance menjatuhkan pelindung puing yang menjaga Ingenuity sepanjang pendaratan, dan kala ini sedang menuju ke “lapangan terbang” area Ingenuity dapat mencoba penerbangannya.

Sesampai di sana, helikopter dapat miliki kala sepanjang 30 sol Mars, atau sama dengan 31 hari Bumi untuk mobilisasi misinya.

“Perkiraan terbaik yang kita miliki kala ini adalah 8 April,” untuk penerbangan pertama, kata Bob Balaram, kepala insinyur Helikopter Mars di Laboratorium Propulsi Jet, biarpun dia memberi tambahan itu bisa jadi lebih cepat atau lambat di dalam beberapa hari.

Balaram mengungkap untuk pertama kalinya bahwa Ingenuity membawa sepotong kecil kain yang menutupi salah satu sayap pesawat pertama Wright bersaudara yang raih penerbangan bertenaga pertama di Bumi di Kitty Hawk pada th. 1903, sebagai penghormatan atas pencapaian tersebut.

Penerbangan pertama tersebut dapat melibatkan pendakian dengan kecepatan kurang lebih satu meter per detik ke ketinggian tiga meter, melayang di sana sepanjang 30 detik, lalu turun lagi ke permukaan.

Ingenuity dapat mengambil fotografi resolusi tinggi kala terbang.

Makan Biaya sampai 85 Juta USD

Sebelum seluruh ini terjadi, bagaimanapun, Ingenuity mesti ditempatkan di web peluncurannya, dan disiapkan, sebuah proses yang dapat memakan kala beberapa hari lagi.

Setelah Perseverance turun berasal dari helikopter, helikopter mesti menempuh jarak kurang lebih lima meter di dalam kala 25 jam supaya tidak membayangi Ingenuity.

Itulah jumlah kala di mana baterai Ingenuity bisa mobilisasi pemanas tanpa mesti isi lagi melalui panel surya.

Bagian ini benar-benar penting untuk bertahan berasal dari suhu malam hari yang bisa turun serendah minus 130 derajat Fahrenheit (minus 90 derajat Celcius).

Jika dibiarkan tidak panas, komponen listrik helikopter yang tidak terlindung dapat membeku dan retak, kemungkinan besar menggagalkan misi lebih-lebih sebelum saat dimulai.

Namun kecuali seutuhnya berlangsung cocok rencana, Perseverance dapat mengambil posisi di kejauhan untuk merekam eksploitasi Ingenuity dengan kameranya sendiri.

Dalam kala mendatang, sampai lima penerbangan dengan tingkat ada masalah bertahap direncanakan sepanjang sebulan ke depan.

Pesawat helikopter seberat 1,8 kilogram itu menelan biaya pengembangan NASA kurang lebih US $ 85 juta, dan diakui sebagai bukti rancangan yang bisa merevolusi eksplorasi luar angkasa.

Setelah Ingenuity, yang selanjutnya direncanakan adalah Dragonfly, pendarat helikopter yang dapat diluncurkan pada th. 2026 dan tiba di bulan es Saturnus, Titan pada th. 2034.